TARSITE

Selamat datang di Artaviean Site :). Situs ini berisi tentang ragam artikel yang ditulis sendiri maupun dari situs lain mengenai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Komputer, SEO, dan artikel menarik lainnya.
Showing posts with label Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Show all posts
Showing posts with label Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Show all posts

Sunday, September 8, 2013

Gunung Api Monster Ditemukan di Bawah Samudera Pasifik


Ahli geologi mengklaim menemukan gunung api paling besar di dunia. Gunung api yang  merupakan terbesar di sistem tata surya ini ditemukan di bawah samudera pasifik.

Ilmuwan menyebut vulkanik atau gunung api ini dengan julukan 'monster'. Dinamakan Tamu Massif, gunung api ini merupakan bagian Shatsky Rise. Shatsky Rise merupakan dataran tinggi yang mendalam di lantai Pasifik, yang terletak sekira 1.600 kilometer di timur Jepang.

Kabarnya, gunung api ini memiliki bentuk tunggal, besar, kubah bulat seperti perisai yang tersusun oleh lava yang mengeras dari letusan sekira 144 juta tahun lalu. Gunung api ini mencakup 310 ribu kilometer persegi, yang konon setara dengan area Inggris dan Irlandia bila digabungkan

Bagian lereng atas hingga ketinggian mencapai 3,5 kilometer di atas dasar laut. "Tamu Massif merupakan tunggal, gunung api sentral terbesar di dunia," ungkap peneliti dalam jurnal Nature Geoscience, seperti dikutip ABC, Jumat (6/9/2013).

Peneliti mengatakan, gunung api ini seukuran Kepulauan Inggris atau Olympus Mons di Mars, yang dianggap gunung api terbesar di tata surya. "Meskipun Olympus Mons tampaknya menjadi raksasa karena tingginya lebih dari 20 kilometer, volume gunung api ini sekira 25 persen lebih besar," terang peneliti.

Olympus Mons, memiliki akar yang relatif dangkal, sementara Tamu Massif mencapai 30 kilometer ke kerak Bumi. Para ahli berpikir bahwa Tamu Massif menjadi sistem besar dari beberapa gunung api. "Keragaman Bumi kurang dipahami karena 'monster' ini menemukan tempat yang lebih baik untuk bersembunyi di bawah laut," pungkas peneliti William Sager dari Texas A&M University.

=>Sumber<=

Sunday, June 2, 2013

Jubah Tembus Pandang "Harry Potter" Akan Jadi Kenyataan




Ilmuwan Center for Functional Nanostructures (CFN) dari Karlsruhe Institute of Technology di Jerman selama beberapa tahun terakhir tengah bekerja keras untuk mengembangkan sebuah jubah gaib. Layaknya film “Harry Potter”, mereka mengklaim jubah ini akan membuat penggunanya tidak terlihat.

Sederhananya, jubah ini menggunakan gelombang cahaya yang membuatnya nampak tak terlihat atau tembus pandang. Ilmuwan mengatakan, konsep ini melibatkan perhitungan yang kompleks mirip dengan Teori Relativitas milik Enstein. 

Jubah gaib ini akan membuat ilusi cermin melengkung tampak datar dan membuat objek yang tersembunyi di bawahnya tidak terlihat. Ketika gelombang cahaya mengenai permukaan jubah, lengkungan cermin tidak membelokkannya, melainkan membuatnya sedemikian rupa hingga tampak datar.

Sejauh ini, jubah gaib dapat bekerja lebih baik pada kisaran antara 1500 sampai 2600 nm (nanometer). Ini mungkin di luar spektrum yang terlihat, tetapi memiliki peranan penting dalam beberapa aplikasi, termasuk untuk bidang telekomunikasi.

“Melihat sesuatu yang tidak terlihat dengan mata merupakan pengalaman yang menarik,” kata dua ilmuwan Tolga Erin dan Joachim Fischer.

Dengan bantuan metode laser yang dikembangkan oleh CFN memungkinkan untuk menghasilkan struktur tiga dimensi (3D) dengan sifat yang terdapat di alam atau biasa disebut metamaterials. Penyempurnaan metamaterials ini akan mampu menghasilkan jubah gaib pertama dengan tingkat kamuflase pada cahaya 700 nm. 

Hal ini berarti tak hanya tembus pandang saja, tetapi juga dapat menghasilkan jubah gaib termahal yang memungkinkan pengguna merasakan kehangatan atau panas ketika mengenakan jubah.

Dengan menggunakan plat tembaga tipis (konduktor) yang memiliki struktur silikon cerdik teroganisir (konduktor yang buruk), maka dapat menghasilkan bahan yang dapat menghasilkan panas dengan kecepatan berbeda.


Sumber: Okezone

Friday, May 17, 2013

Hebat ! ilmuwan Hidupkan Hewan Punah Ribuan Tahun




Seorang antropolog bernama Alice Roberts tengah melakukan penelitian untuk bisa "menghidupkan" kembali hewan yang sudah punah 20 tahun silam. Keinginan gila ilmuwan ini, dilakukannya karena terinspirasi dari pernyataan profesor antropologi bahwa masyarakat dunia harus memerhatikan spesies makhluk hidup yang pernah hidup 20 ribu tahun lalu.

Alice Roberts dalam pernyataannnya kepada sejumlah media di Jepang menyatakan keseriusannya untuk membawa hewan yang telah punah di Zaman Es ini, kembali berkembang biak di Bumi. 

"Kami serius untuk melakukan hal ini. Sehingga, ini adalah hal penting bagi semua orang untuk mulai memikirkannya," jelas Alice, seperti dilansir Telegraph, Rabu (15/5/2013).

Seperti diketahui, ilmuwan Jepang kabarnya telah mengekstraksi sumsum tulang mammoth yang ditemukan di Siberia. Nah, sekarang ini yang dilakukan oleh Alice, yakni melalui penelitian DNA juga diharapkan mampu "menghidupkan" kembali hewan tersebut melalui pendekatan sains.

"Ini berada dalam genggaman kita (mengubah sesuatu yang tidak masuk diakal menjadi kenyataan), dan ini merupakan hal luar biasa untuk dipikirkan," ujar Alice. Lebih lanjut ia mengatakan, teknologi ini akan mirip dengan yang digunakan untuk kloning. 

Meskipun demikian, dia menekankan terkait penyelamatan hewan-hewan yang berada di ambang kepunahan. Menurutnya, menyelamatkan populasi hewan yang akan punah lebih utama ketimbang mencoba untuk membangkitkan hewan yang telah punah.

Informasi yang beredar beberapa waktu lalu mengungkapkan, ilmuwan berencana untuk menghidupkan kembali hewan purba yang telah punah ribuan tahun lalu. 

Menggunakan teknologi seperti kloning dan genome sequencing (pengurutan gen), ilmuwan mengklaim dapat memunculkan kembali hewan purba yang telah punah.

Bagaimana menurut anda? Bisa-bisa Jurassic Park bisa terjadi di alam nyata ini :)

Sumber: okezone

Monday, March 4, 2013

Inilah Manusia Tertua di Dunia Saat Ini



Panjang umur merupakan anugerah Tuhan yang tidak bisa dinilai dengan apapun. Apalagi masih bisa menikmati hidup di usia senja. Seperti itulah yang dirasakan oleh 10 orang paling tua di dunia ini. Mereka bertahan melintasi sejarah dan hidup nyaman hingga akhir hayat.
Siapa saja orang itu? Berikut ulasannya.

1. Carrie White

Carrie White tersohor sebab namanya tercatat dalam rekor dunia sebagai salah satu orang tertua sejagat. Perempuan ini lahir di Negara Bagian Florida, Amerika Serikat, pada 18 November 1874. Dia meninggal di usia 116 tahun 88 hari.
Masa tuanya dia habiskan di sebuah panti jompo. Dia masuk ke situ bukan hanya masalah umur namun juga mengatasi masalah ketakutannya ditinggal sendirian.

2. Elizabeth Bolden


Elizabeth Bolden lahir di Kota Tennessee, Amerika Serikat 15 Agustus 1890. Dia menjadi salah satu orang tertua di dunia. Dia juga salah satu dari tujuh orang berhasil hidup hingga usia 116 tahun.
Bolden memiliki tujuh anak namun hanya dua yang berhasil bertahan hingga kematian dia pada 2006. Umurnya pada saat dia meninggal yakni 116 tahun 118 hari.
Di usia sangat senja Bolden telah memiliki 40 cucu, dan 420 cicit.

3. Tane Ikai


Tane Ikai salah satu orang paling tua pernah ada sejagat. Usianya saat tiada yakni 116 tahun 175 hari.
Ikai lahir di Jepang 18 Januari 1879 dan meninggal pada 12 Juli 1995. Perempuan ini padahal sudah terkena stroke sejak usia 93 tahun namun bisa bertahan dengan diet makan bubur sehari tiga kali. Setelah dia tiada, jenazahnya diotopsi untuk pelbagai kepentingan medis. Dia diketahui menjadi satu-satunya orang paling tua yang mayatnya menjadi penelitian.

4. Maria Esther Heredia de Capovilla


Maria Esther Heredia de Capovilla punya umur yang panjangnya sama dengan nama dia. Perempuan ini meninggal di usia 116 tahun 347 hari, atau mendekati 117 tahun.
Maria lahir di Ekuador 14 September 1889 dan meninggal pada 27 Agustus 2006. Perempuan ini berasal dari kalangan bangsawan namun jarang mengikuti gaya hidup sosialita seperti merokok dan minum minuman keras.
Bahkan sebelum meninggal Maria masih mampu melihat televisi, membaca koran, dan berjalan tanpa bantuan tongkat.

5. Marie Louise Milleur


Marie Louise Milleur lahir di Kanada 29 Agustus 1880 dan meninggal pada 16 April 1998. Usianya saat tiada yakni 117 tahun 230 hari.
Dia tercatat menjadi perempuan tertua sejagat pernah ada. Mendekati ajal dia diketahui punya penyakit pembekuan darah. Saat tiada, anak-anaknya tidak ada yang mengetahui lantara Milleur sudah tergolek lemah di ranjang sejak usia 90 tahun. Namun keluarganya tahu dia wafat sebab dalam sehari tidak berteriak meminta rokok. Milleur seorang vegetarian dan pecandu nikotin berat.

6. Lucy Hannah

Lucy Hannah lahir di Amerika Serikat 16 Juli 1875 dan meninggal pada 21 Maret 1993. Usianya saat tiada 117 tahun, 248 hari.
Dia menjadi salah satu orang Amerika paling tua sepanjang sejarah Negara Adidaya itu. Hannah pernah mengalami perbudakan hingga akhirnya Presiden Abraham Lincoln membebaskannya dari pratik keji itu.

7. Sarah Knauss


Sarah Knauss salah seorang paling panjang umur tinggal di Amerika Serikat. Dia meninggal dua hari sebelum tahun 2000.
Knauss dikenal sebagai perempuan selalu tersenyum, tidak pernah dirundung masalah, dan menikmati hidup. Dia malah memperbanyak kegiatan di usia senja seperti bermain golf, menonton televisi, memakan coklat, dia juga gemar berbelanja dan berdandan dengan seleranya yang kelas tinggi.
Knauss meninggal dengan tenang pada 30 Desember 1999 di usia 119 tahun 97 hari.

8. Shigechiyo Izumi


Shigechiyo Izumi adalah seorang lelaki yang lahir di Jepang 19 Juni 1865 dan meninggal pada 21 Februari 1986. Ia hidup yakni 120 tahun 237 hari. 
Ada banyak teori mengapa lelaki lebih sebentar hidup dari perempuan, salah satunya lantaran tingkat stress kaum adam lebih banyak ketimbang kaum hawa.
Nama Izumi tercatat pertama kali dalam lembaga sensus Jepang pada 1871. Dia juga menjadi pekerja tangguh hingga usia 98 tahun. Menurut dia, hidupnya lama sebab percaya Tuhan, menjalani keseimbangan diajarkan Buddha, dan matahari. Dia juga menjadi saksi banyak pergantian perdana menteri di Negara Matahari Terbit itu sebanyak 71 kali.

9. Jeanne Calment


Jeanne Calment berusia yakni 122 tahun 164 hari. Calment lahir di Prancis 21 Februari 185 dan tiada pada 4 Agustus 1997. Semasa hidupnya dia sudah bertemu pelbagai pesohor penting salah satunya pelukis Vincent Van Gogh. Calment menggambarkan pelukis itu sebagai orang yang jorok dan tidak bisa berpakaian dengan baik namun punya mata yang menyenangkan dan hangat.

10. Mariam Ammash


Warga Palestina Mariam Ammash, yang tinggal di Haifa Tepi Barat dan masih memegang paspor kekhilafahan Utsmani, telah meninggal dunia pada usia 124 tahun. Ammash lahir pada tahun 1888, 60 tahun sebelum pendudukan Israel, dan mempertahankan dirinya dengan mengidentifikasikan diri sebagai warga kekhilafahan Utsmani dan memiliki paspor Utsmani sampai kematiannya. Maryam sendiri meninggalkan sembilan orang anak yang salah satunya sudah menginjak usia 100 tahun. Selain sembilan anak, maryam juga meninggalkan ratusan cucu, cicit, dan beberapa keturunan keempat.

Sunday, March 3, 2013

Inilah Kota dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia



Taukah anda, kota manakah yang dinobatkan sebagai kota dengan biaya hidup termahal di dunia? Menurut survei yang diadakan oleh majalah dari Inggris, 
the Economist, Tokyo dan Osaka menempati peringkat dua tertinggi untuk biaya hidup paling mahal di dunia di tahun 2013. Posisi Tokyo di peringkat tertinggi telah menyingkirkan Zurich, Swiss yang menjadi tertinggi tahun 2012.

"Faktanya Tokyo telah masuk dalam enam peringkat teratas untuk kota dengan biaya hidup paling mahal di dunia. Tahun ini, meski terdapat deflasi dan pelemahan Yen, Tokyo masih tertinggi di dunia. Padahal beberapa kota di dunia juga mengalami kenaikan harga," tulis the Economist dalam laporan Worldwide Cost of Living 2013 yang diterbitkan akhir pekan lalu.
Sementara kota dengan biaya hidup paling murah dinobatkan kepada Karachi di Pakistan yang sebelumnya juga menjadi kota dengan biaya hidup paling murah di dunia.
Berikut 10 kota dengan biaya hidup paling tinggi di dunia menurut the Economist:
1. Tokyo, Jepang dengan indeks 152
2. Osaka, Jepang dengan indeks 146
3. Sydney, Australia dengan indeks 137
4. Oslo, Norwegia dengan indeks 136
5. Melbourne, Australia dengan indeks 136
6. Singapura dengan indeks 135
7. Zurich, Swiss dengan indeks 131
8. Paris, Prancis dengan indeks 128
9. Caracas, Venezuela dengan indeks 126
10. Genewa, Swiss dengan indeks 124

Sementara 10 kota dengan biaya hidup paling rendah di dunia menurut the Economist antara lain:
1. Karachi, Pakistan dengan indeks 44
2. Mumbai, India dengan indeks 44
3. New Delhi, India dengan indeks 48
4. Kathmandu, Nepal dengan indeks 50
5.  Aljazair dengan indeks 54
6. Bucharest, Romania dengan indeks 54
7. Colombo, Sri Lanka dengan indeks 55
8. Panama City, Panama dengan indeks 56
9. Jedah, Arab Saudi dengan indeks 57
10. Tehran, Iran dengan indeks 58

Monday, January 21, 2013

Sekilas Tentang Processor I3, I5, I7



Processor adalah otak yang menerima instruksi proses sebelum kemudian meneruskannya ke hardware lainnya. Otak pada processor dapat dianalogikan seperti otak pada manusia. Ketika seseorang ingin melakukan aktivitas, otak memberi sinyal terlebih dahulu sebelum akhirnya tubuh yang melanjutkan aktivitas tersebut.


Dewasa ini terdapat banyak jenis processor namun 3 processor terakhir yang paling banyak dijadikan pilihan dari produk INTEL adalah Core I3, I5 dan I7.
Apakah perbedaan dari ketiganya? Pengertian Core secara sederhana dapat dijelaskan sebagai proses instruksi yang dapat dijalankan dalam satu proses. Banyak orang menganggap bahwa I3 terdapat 3 buah processor didalamnya, sedangkan I5 = 5 processor, I7 = 7 processor. Namun pada kenyataannya inisial 3, 5 ataupun 7 bukanlah sebagai indikasi bahwa processor tersebut memiliki jumlah yang sama seperti yang tertera pada namanya namun dipengaruhi oleh beberapa kemampuan seperti clockspeed, ghz, cache dan memory support yang dapat diproses dalam satu waktu.
Pada kenyataannya I3 terdapat 2 buah processor didalamnya sehingga dapat menjalankan 2 instruksi dalam satu waktu. Berikut adalah perbedaan spesifikasi dari masing-masing processor:
·         I3 – Terdapat 2 processor didalamnya
·       I5 – Terdapat 2 processor Quad Core pada masing-masing processor. Kecuali tipe I5-661 yang menggunakan Dual Core pada masing-masing processor dengan kecepatan 3.2-3.33 GHZ
·         I7 – Terdapat 4 processor dengan kecepatan 3.07 GHZ pada masing-masing processor (pada seri tertentu ada juga yang terdapat 6 processor)
Selain jumlah processor perbedaan utama pada I3, I5 dan I7 adalah pada teknologi:
Turbo Boost – kemampuan untuk meningkatkan clockspeed pada CPU atau overclocking otomatis dengan mematikan satu-dua engine lainnya untuk memberi porsi lebih pada CPU pada suatu aktivitas yang menuntut processor untuk bekerja lebih keras.
Hyper-Treading – Kemampuan untuk mensimulasikan jumlah processor yang ada untuk bekerja secara multi-proccess pada bagian yang lebih kecil. Sebagai contoh, pada I3 terdapat 2 buah processor Dual Core didalamnya. (Dual Core = juga memiliki 2 processor). Sehingga secara keseluruhan I3 dapat menjalankan 4 proses instruksi (Tread) dalam waktu yang bersamaan. Teknologi Hyper-Treading ini dapat mengefisienkan daya / WATT yang dipergunakan untuk melakukan proses pada processor.
Untuk penjelasan lebih detil tentang Core I3, I5 dan I5 dapat dilihat pada kemampuan masing-masing:
Core I3
·         Tidak support teknologi Hyper-Treading
·         Turbo Boost – Maksimum overclocking otomatis berkisar antara 2.933 GHZ – 3.2 GHZ
·         Clock Graphics Processor – 100 MHZ
·         L3 Cache – 4 MB
·         LGA Socket 1156
·         Core I3 mengintegrasikan Virtualizing Tecnology dengan GPU (Graphic Processing Unit) agar dapat berjalan lebih cepat
Core I5
·         Support Hyper-Treading
·         Terdiri dari 2 processor Dual Core. Terdapat juga seri I5 yang berisi 2 processor Quad Core, namun tidak support Hyper-Treading
·         Turbo Boost – Maksimum overclocking otomatis berkisar antara 2.4 GHZ – 3.33 GHZ
·         L3 Cache – 4-8 MB
·         LGA Socket 1156
·         Intel HD Graphics
·         Maximal RAM – 16 GB
Core I7
·         Terdiri dari 4 processor dengan spesifikasi Quad Core didalamnya
·         Support Hyper-Treading – Dapat memecah 4 processor menjadi 8 processor untuk menjalankan proses-proses yang berat secara bersamaan seperti proses 3D Rendering, Video Editing. Animation dsb.
·         Turbo Boost – Maksimum overclocking otomatis berkisar 1.73 GHZ  – 3.33 GHZ
·         L3 Cache – 8-12 MB
·         Teknologi Intel QuickPath Interconnect – Untuk mempercepat proses baca data hingga 25.6 GB / detik
·         LGA Socket 1156
·          
·         Intel HD Graphics
·          
·         Maximal RAM – 24 GB

Performance Test antara Core I5 dan Core I7
Terdapat beberapa badan yang melakukan pengujian terhadap processor I5 dan I7 seperti yang dilakukan oleh:
Versi PC Mark Vantage
·         Ujicoba: Menyeluruh
·         OS: Windows Vista
·         Software Ujicoba: PC Mark Suite
·         Hasil: Core I7 unggul segalanya baik dari segi processing maupun untuk performa Gaming
Versi SYSmark 2007
·         Ujicoba: Menyeluruh
·         Software Ujicoba: WME 9 dan 3Ds Max 8.0
·         Hasil: Kinerja Core I5 unggul satu poin diatas I7 yang tidak menggunakan Turbo Boost. Dengan menggunakan Turbo Boost I7 unggul dengan 4 poin
Versi siSoftware Sandra 2007
·         Software Ujicoba: Software umum berbasis Windows, benchmark, hardware dan software
·         Materi Ujicoba: Bandwidth
·         Hasil: I7 unggul dengan triple Channelnya
Versi Media Encoder 9
·         Materi Ujicoba: Konversi Video
·         Hasil: Unggul I5. Dari hasil penelitian lebih lanjut terdapat kesimpulan yang dibuat oleh situs terkemuka PC+ yang menyatakan bahwa kinerja processor akan menurun ketika fitur Turbo Boost diaktifkan.
Versi 3D Mark Vantage (Ujicoba untuk performa Game 3D)
·         Spesifikasi VGA: Sama
·         Materi Ujicoba: Rendering Process
·         Hasil: Dengan Turbo Boost yang diaktifkan, I7 unggul dalam speed step dengan hasil yang lebih halus
·         Versi Cinebanch Rio (Ujicoba Animasi 4D),